2045, Robot akan Setara Manusia Bisa Menikah hingga Ikut Pemilu

Para ilmuwan meramalkan tentang insiden berikutnya pada 2045 menggelengkan kepala mereka. Bayangkan, pada 2045, robot humanoid atau robot mirip manusia akan memiliki hak yang sama dengan manusia.

Seorang perancang robot, Dr. David Hanson bahwa robot masa depan akan memiliki hak sipil yang setara dengan manusia. Hak-hak ini termasuk masalah perkawinan, pemilihan pemimpin, barang-barang pribadi yang mereka sukai. Baca jual komponen robot

Dia memberikan prediksi ini melalui penelitian yang dia buat tentang robot dan manusia di masa depan. Mengenai judul penelitian “Memasuki era sistem intelijen kehidupan dan masyarakat Android”. Penelitian menyebutkan bahwa robot humanoid alias Android suatu hari nanti akan sama dengan manusia dalam semua aspek. Ini akan terjadi pada awal 2045.

Nantinya, Android akan mendapatkan hak sipil penuh yang setara dengan orang-orang seperti pernikahan, pemilihan, tempat tinggal, hak untuk hidup layak dan kebutuhan robotik lainnya yang sepadan dengan hak-hak mereka, seperti layanan kesehatan.

Dia juga mencurigai bahwa hak-hak robot itu legal. Hal ini dijelaskan karena di masa depan sistem hukum juga akan beradaptasi dengan kecanggihan teknologi, termasuk robotik.

“Legislator dan perusahaan (robot) akan mencoba melegalkan kematangan emosi robot dalam waktu dekat, untuk membuat orang merasa aman,” katanya.

Menurutnya, kecerdasan buatan atau kecerdasan buatan (AI) tidak akan tinggal diam di robot. Akibatnya, permintaan publik akan mesin yang lebih cerdas akan lebih sulit dan akan semakin meningkatkan kompleksitas AI di masa depan. “Ini akan menciptakan titik balik di mana robot akan menuntut hak mereka untuk hidup dan membebaskan nyawa,” katanya.

Pertanyaan tentang robot humanoid, AI dan Android bukanlah kasus baru bagi Hanson. Sebelumnya ia telah menciptakan robot humanoid yang bahkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah memberinya kewarganegaraan. Robot yang memiliki kewarganegaraannya disebut Sophia.

Sophia telah menyebarkan ancaman sebelumnya. Selama demonstrasi di depan penonton, Hanson bertanya tentang masa depan manusia untuk Sophia. Kemudian Sophia menjawab bahwa dia akan menghancurkan orang-orang.

Tolong, jangan, tanyakan pada Dr. Hanson, tidak apa-apa, saya akan menghancurkan manusia, “jawab robot humanoid bernama Sophia.